Uji Coba Fitur 'Dark Mode' Messenger Facebook Memasuki Tahap Akhir

Facebook Dark Mode
Aplikasi Android Messenger yang dirilis oleh Facebook sudah dikenal dengan antarmukanya yang cerah. Sangat bersih saat dipandang, namun ini bisa menyebabkan mata menjadi silau saat dipakai di lingkungan dengan penerangan yang minim. Kemudian di beberapa ponsel ini bisa menyebabkan penggunaan daya yang berlebihan sehingga menyebabkan baterai menjadi boros.

Mungkin inilah salah satu hal yang mendari Facebook untuk menambah fitur baru pada aplikasi Messenger-nya, fitur tersebut yaitu dark mode. Kini fitur dark mode tersebut sedang diuji coba, ini diketahui melalui bocoran Jane Manchun Wong, seorang blogger yang secara intens membocorkan fitur-fitur baru dari setiap aplikasi yang dalam masa diuji coba.

Pengujian dark mode pada Messenger ini sebenarnya untuk mengimbangi kecenderungan uji coba dark mode yang sebelumnya telah dilakukan. Yaitu pada bulan November 2018 Google telah melengkapi fitur dark mode pada aplikasi-aplikasinya di Android, salah satunya tujuannya ialah untuk mengefisiensi penggunaan daya baterai.

Dark mode ini digadang-gadang akan menjadi fitur asli dari masing-masing aplikasi, tidak terkecuali Messenger Facebook. Fitur dark mode akan mengubah tampilan Messenger menjadi gelap. Salah satu tujuan lain dari penambahan fitur ini yaitu supaya para pengguna Facebook tidak merasa bosan ketika menggunakan Messenger Facebook karena sejak diluncurkan pertama kali Messenger Facebook ini hanya mengusung warna putih biru yang cerah.

Jane Manchun Wong, menuturkan bahwa sebelum uji coba dark mode yang dilakukan oleh Google, Facebook sebelumnya pun telah melakukan uji coba fitur yang sama pada bulan Oktober 2018. Namun, hingga saat ini fitur mode dark mode tersebut masih terus dalam masa uji coba.

Cuitan terbaru Wong mengungkapkan bahwa pengujian sudah dibuka untuk publik, dan hanya berlaku di sejumlah lokasi. Melalui akun Twitter-nya @wongmjane, Wong menunjukkan tampilan Messenger yang serba gelap.

Pengujian ini hanya berlaku untuk beberapa pengguna terpilih di negara-negara yang terah ditentukan. Baik Facebook atau pun Wong sama sekali tidak memberitahu negara mana saja yang diberikan akses, namun kemungkinan besar Amerika Serikat dan Australia tidak diberikan izin. Fitur dark mode ini baru hanya berlaku bagi orang-orang yang ada di sekitar area negara-negara yang diberikan akses saja.

Pengguna yang dapat mengakses aplikasi uji coba ini akan mendapati toggle untuk mengubah warna tampilan Messenger mereka pada bagian 'Me'. Jika toogle ini diaktifkan, maka pengguna akan melihat pesan bahwa pengujian ini "work in progress" sehingga fitur dark mode tidak menyeluruh. Uji coba ini dilaksanakan tidak lama setelah Facebook mengubah antarmuka Messenger menjadi minimalis. Dalam update sebelumnya itu, aplikasi Messenger dihilangkan beberapa tab-nya serta menyempurnakan bagian desainnya.

Facebook sendiri menyebut bahwa akan menambahkan fitur dark mode ini pertama kali pada bulan Mei 2018. Belum diketahui waktu peluncuran resmi fitur ini sehingga dapat digunakan oleh publik, Namun tes ini telah memasuki tahap finalisasi, mungkin tak akan lama lagi pengguna publik dapat menikmati fitur dark morde Facebook Messenger ini.

(Sumber: InetDetik & SelularID)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel