Strategi Jitu SEO 2019: Bagaimana Menguasai Halaman Pertama Google

Strategi Jitu SEO 2019: Bagaimana Menguasai Halaman Pertama Google

Strategi Jitu SEO 2019
Adhit.web.id – Sekarang sudah masuk tahun baru 2019, ucapkan selamat tinggal pada tahun 2018. Nah, gimana dengan performa web dan blog kalian? Banyak yang harus dilakukan oleh para owner blog, terlebih saat ini persaingan semakin ketat. Namun ketatnya persaingan jangan sampai melemahkan semangat kita untuk membaiki performa blog kita, terutama “traffic source” yang jadi andalan para internet marketer. Meski telah banyak metode paid traffic yang ditawarkan, namun Search Engine Optimization (SEO) tetap menjadi metode yang paling besar andilnya. Lantaran kualitas trafik SEO adalah yang terbaik dibanding sumber trafik lainnya. Beberapa strategi yang bisa dilakukan untuk mengoptimalkan SEO akan dibahas pada artikel kali ini. Silahkan untuk dipraktikkan, sebelum kedahuluan oleh kompetitor lain. Semoga dengan mempraktikkan strategi ini, blog kamu menjadi unggul di halaman pertama dan dapat mendominasi di mesin penelusuran google.

SEO Friendly

Dalam sebuah blog, konten yang disajikan bukan hanya teks, melainkan ada gambar, vidio, berbagi dokumen (pdf, doc, ppt, dsb.) dan audio. Hingga kini, konten sebuah blog masih dianggap sebagai komponen penting penentu peringkat sebuah blog. Oleh karena konten tersebut memberikan dampak langsung terhadap pengalaman pengguna. Sehinga sebisa mungkin untuk menerbitkan konten yang dapat menarik pengunjung serta SEO-friendly pada blog kamu. Sangat penting untuk melakukan evaluasi pada konten-konten blog kamu, terlebih jika blog kamu belum mendapat posisi halaman pertama di pencarian Google.

Google Voice

Tahun 2017 lalu, pencarian suara Google di Indonesia mencapai 50% dari total pencarian yang dilakukan masyarakat Indonesia (Tribun News Surabaya). Hal tersebut menandakan bahwa pencarian dengan suara sudah sangat banyak dan perlu menjadi perhatian khusus. Mungkin di tahun 2019 ini pencarian suara tersebut bisa lebih meningkat, mengingat penggunan perangkat mobil yang dianggap lebih simpel disbanding menggunakan perangkat desktop. Ini adalah sumber trafik yang harus dioptimalkan dengan teknik SEO. Adalah satu hal yang lumrah apabila menggunakan pencarian suara maka kata yang digunakan kebanyakan ialah kata tanya. “Bagaimana…”, “Apa yang…”, “Siapakah…” dan sebagainya. Ini jauh lebih mudah dilakukan oleh setiap orang, dengan tanpa mengetikkan kata-kata atau huruf per huruf. Tentu ada karakteristik kata kunci yang digunakan pada pencarian suara yaitu kata tanya 5W dan 1H, What, who, when, where, why, dan how. Kemudian kita sebagai owner blog, harus menyiapkan jawaban yang bisa menjawab setiap pertanyaan-pertanyaan yang dicari melalui pencarian suara tersebut dengan mengoptomasi tiap judul-judulnya.

User experience (UX)

Mesin pencari Google sangat mengapresiasi blog-blog yang memperhatikan pengalaman penggunanya (user experience disingkat UX). User experience yang baik, maka peringkat blog pun akan baik di SERP Google. Blog yang mengusung UX yang buruk, misalnya saja pemuatan yang sangat lama, menu yang tak beraturan, berlebihan iklan serta blog yang memusingkan, blog yang begini berpotensi besar turun peringkat secara terus menerus. UX adalah factor penting untuk meningkatkan rank, karena semaksimal apapun SEO offpage yang dilakukan, jika UX-nya buruk, maka rank yang didapat tidak akan bertahan lama. Namun demikian, perlu diperhatikan juga bahwa standar UX yang berlaku terus meningkat dari waktu ke waktu. Karena ketika dulu UX yang berlaku cukup hanya blog yang fast loading, namun saat ini harus juga mempunya time on site yang wajar. Malah terus berkembang dengan berlakunya klik link ke laman lain. Faktor-faktor seperti ini akan terus meningkat.

Membangun Tautan yang Tepat

Tautan atau link masih tetap menjadi faktor penentu ranking blog. Baik itu internal link maupun backlink. Dengan backlink Google bisa mengukur otoritas sebuah blog. Banyaknya sebuat blog atau web yang mengarah ke sebuah blog, maka semakin baik otoritas blog tersebut. Namun demikian, perlu diperhatikan pula bahwa jangan asal dalam menaruh backlink, sehingga harus selektif dalam membangun tautan tersebut. Jika dianalogikan sebagai makhluk hidup, maka blog tersebut harus mengkonsi backlink-backlink yang baik, agar di kemudian hari dapat menjadi blog yang sehat. Jika mengkonsumsi backlink-backlink yang buruk maka akan berdampak buruk di kemudian hari.

Konten Vidio

Konten video sangat disukai oleh semua kalangan dan semua umur, karena dengan konten vidio para pengunjung disuguhkan informasi yang mudah dicerna tanpa harus mencurahkan konsentrasi yang berlebih. Dengan konten vidio pengalaman pengunjung akan semakin betah dan time on site pun akan semakin lama. Oleh sebab itu, sangat disarankan untuk menyisipkan konten vidio di setiap artikel yang disajikan. Selain bisa membuat konten video sendiri, juga bisa mengambil konten vidio yang relevan dari konten YouTube. Mobile-Friendly Layaknya pencarian suara, pengguna mobil dari waktu ke waktu terus menunjukkan peningkatannya. Agar tidak kehilangan para pengunjung dari pengguna mobil, maka sudah saatnya memperhatikan blog kita, apakah sudah mobile-friendly dan responsive, ataukah belum.

Rank 0 SERP

Perkembangan Google pada setiap produknya, terutama layanan pencarian Google yang terus berusaha memberikan hasil informasi yang paling akurat. Salahsatunya yaitu cuplikan yang ditampilkan di sidebar (pada desktop) atau di bagian atas (pada mobil). Para praktisi SEO menjulukinya dengan “rank 0” atau “peringkat 0”. Peluang besar untuk mendapatkan traffic banyak jika kamu mendapatkan rank 0 tersebut. Namun, ini tak semudah yang dibayangkan, karena membutuhkan teknik dan trik yang rumit. Salahsatu hasil analisa bahwa untuk mendapatkan rank ini biasanya artikel dimaksud menggunakan kata 5w 1h, yaitu “siapa, apa, bila, dimana, jenis dan lain sebagianya.” Namun perlu dipastikan terlebih dahulu bahwa blog kamu sudah berada di halaman pertama.

Menaikkan CTR

Sederhananya, CTR dapat diartikan: jumlah klik dari total tayang saat berada di halaman pertama Google. Jika misalnya jumlah pencari yang mencari kata kunci di Google sejumlah 1000 kali. Dan blog kamu dapat klik sejumlah 30 kali. Maka CTR blog kamu adalah (30/1000)*100, sebesar: 3%. Semakin tinggi CTR sebuah blog, maka semakin berpeluang untuk bertahan di halaman 1.

Demikianlah strategi SEO yang dapat kamu coba praktekan di tahun 2019 ini. Semoga bermanfaat dan semoga mendapatkan ranking di halaman pertama pencarian Google.
Baca Juga
SHARE

Related Posts

Subscribe to get free updates

Posting Komentar